Aku dahulu dan kini
Tegak berdiri
Pada kutub yang mati
Aku dahulu dan kini
Merangkak pergi
Menuju sendiri
Aku dahulu dan kini
Membusuk lagi
Di dalam jeruji
Aku dahulu dan kini
Masih begini
Diam tanpa henti
Aku dahulu dan kini
Mencari hati
Yang entah pergi
Aku dahulu dan kini
Menghitung jemari
Pada sebuah kalender masehi
Aku dahulu dan kini
Menanti putri
Yang tak kunjung kembali
Dan aku masih meratapi
Di ujung jalan yang sunyi
Karna tak ada kamu disisi
Jadi dimanakah kau permaisuri?
Aku yang tak tau diri
Masih berharap dan berpuisi

0 komentar:
Posting Komentar